Kobalt merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Co dan nomor atom 27. Kobalt termasuk dalam golongan logam transisi. Salah satu ciri umum logam transisi yaitu memiliki ion berwarna. Dan kobalt memiliki warna biru. Lalu, mengapa kobalt berwarna biru?
Asal mula munculnya warna pada ion logam transisi yaitu sebagai berikut :
Konfigurasi electron untuk Co adalah [Ar] 3d74s2 sedangkan untuk ion Co2+ adalah [Ar] 3d7. Dalam larutan air, ion yang paling sederhana dari kobalt (II) adalah ion oktahedral heksaaquokobalt(II) – [Co(H2O)6]2+ yang berwarna merah muda (pink). Tetapi ion tetrahedral kobalt(II) berwarna biru. Hal ini dapat terjadi karena reaksi dengan ligan misalnya Cl-.
Jika asam klorida pekat ditambahkan ke dalam larutan yang mengandung ion heksaqauakobal(II), larutan berubah warna dari merah muda menjadi biru. Enam molekul air digantikan oleh empat ion klorida.
[Co(H2O)6]2+(aq) + 4 Cl-(aq) —-> [CoCl4]2-(aq) + 6 H2O(l)
Hasil yang sama dapat diperoleh dari proses pelarutan kristal pink CoCl2.6H2O di dalam etanol absolut atau asetón. Dalam hal ini, pelarut berfungsi menarik ligan air. Pada kondisi keseimbangan yaitu tepat terjadinya perubahan warna, pergeseran keseimbangan warna sangat sensitif terhadap temperatur, yaitu biru pada pemanasan dan menjadi pink pada pendinginan (dengan es).
[Co(H2O)6]2+(aq) + 4 Cl-(aq) —-> [CoCl4]2-(aq) + 6 H2O(l)
0 Komentar untuk "Mengapa Kobalt Berwarna Biru?"
Berkomentarlah dengan baik dan sopan, saya akan berusaha untuk menjawab setiap pertanyaan dan menanggapi setiap komentar yang anda berikan, :)
Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya :)